Pertamina siap antisipasi tahun Baru


Kupang  – PT Pertamina (Persero) terus konsisten mempertahankan kesiapan pasokan dalam menghadapi libur Tahun Baru 2017 di Nusa Tenggara Timur.

Marketing Branch Manager NTT Fanda Chrismianto saat melakukan pemantauan dan evaluasi satgas Natal 2016 bersama Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng dan Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Setyorini Tri Hutami di Terminal BBM Tenau (29/12) menjelaskan, berdasarkan pemantauan hingga 28 Desember 2016, konsumsi BBM masih dapat ditangani dengan baik.

Peningkatan konsumsi sektor BBM selama periode 19 Desember 2016 sampai dengan 28 Desember 2016, paling tinggi terjadi pada Pertalite yang naik 62% dari konsumsi normal menjadi 39 kilo liter/hari, sedangkan Pertamax meningkat 54%  dari konsumsi normal menjadi 32 kilo liter/hari. Adapun untuk produk minyak tanah naik 14% menjadi 325 kilo liter/hari.

Sementara untuk sector gas LPG, Penjualan LPG 12 KG dan 50 KG mengalami peningkatan sebesar 21% yang sangat dipengaruhi pemenuhan kebutuhan pihak Restaurant, Hotel, Tempat Hiburan dimana terjadi lonjakan pengunjung pada saat musim liburan.

Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng mengapresiasi upaya Pertamina dalam mengamankan pasokan BBM dan LPG selama masa Liburan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

“Kita melihat kondisi di sini dan hasil evaluasi saat libur Natal pekan kemarin, dan sampai akhir tahun tidak mengkhawatirkan, aman,” katanya usai melakukan kunjungan lapangan di TBBM Tenau.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Setyorini Tri Hutami mengatakan Keamanan pasokan BBM dan LPG memang menjadi hal yang penting terutama di masa liburan seperti sekarang, karena meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berlibur bersama seluruh keluarga.  Apalagi di NTT yang mulai mendapatkan tempat sebagai salah satu pintu gerbang  destinasi wisata di Indonesia Timur, sehingga keamanan pasokan BBM dan LPG harus menjadi hal utama yang diperhatikan.

Fanda lebih lanjut menjelaskan,untuk BBM jenis lainnya seperti  Premium yang mengalami kenaikan tipis 3% dan Solar yang mengalami penurunan konsumsi tetap akan disediakan pasokan tambahan sebagai langkah antisipasi pada saat libur tahun baru 2017 ini.

“Kita sudah melakukan langkah antisipasi seperti stock build up, operasional penyaluran di waktu libur dan cuti bersama, dan monitoring pasokan secara intens melalui tim satgas untuk memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan sesuai kebutuhan di Wilayah NTT,” ujarnya.
Share on Google Plus

About Roventy Manukoa